BPK Gelar Entry Meeting Pemeriksaan Pengelolaan Pendapatan, Belanja, dan Aset di UNY
Primary tabs

Yogyakarta -Universitas Negeri Yogyakarta menerima kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan dalam agenda entry meeting pemeriksaan pengelolaan pendapatan, belanja, dan aset pada Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama Rektorat UNY, Lantai 2.
Pertemuan ini menjadi forum awal antara tim pemeriksa BPK yang dipimpin oleh Bapak Nanda Pradipta, S.E. dan jajaran pimpinan UNY sebelum pelaksanaan pemeriksaan lebih lanjut. Melalui agenda tersebut, kedua pihak membahas ruang lingkup, tujuan, mekanisme, serta kebutuhan data yang diperlukan selama proses pemeriksaan.
Kegiatan entry meeting dihadiri oleh Rektor UNY, para Wakil Rektor, Satuan Pengawasan Internal, Direktorat Prasarana dan Sarana, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni, serta Direktorat Inovasi dan Usaha. Kehadiran berbagai unsur pimpinan dan unit terkait menunjukkan komitmen UNY dalam mendukung kelancaran proses pemeriksaan.
Dalam pertemuan tersebut, BPK menyampaikan bahwa pemeriksaan atas pengelolaan pendapatan, belanja, dan aset bertujuan untuk memastikan tata kelola keuangan dan sumber daya universitas berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan juga diarahkan untuk menilai kepatuhan, efektivitas, serta akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya perguruan tinggi.
Pihak UNY menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan. Pemeriksaan BPK dipandang sebagai mekanisme penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengelolaan keuangan dan aset di lingkungan universitas.
Aspek pendapatan menjadi salah satu perhatian dalam pemeriksaan karena berkaitan dengan optimalisasi sumber daya universitas. Pengelolaan pendapatan yang tertib dan akuntabel diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan kelembagaan lainnya.
Selain itu, pengelolaan belanja juga menjadi bagian penting yang dibahas dalam *entry meeting*. Penggunaan anggaran diharapkan berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi.
Pemeriksaan terhadap aset turut menjadi fokus strategis karena aset universitas memiliki peran besar dalam menunjang proses pembelajaran, riset, layanan mahasiswa, dan pengembangan institusi. Tata kelola aset yang baik diperlukan agar seluruh sarana dan prasarana dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ketua Satuan Pengawasan Internal UNY menyampaikan bahwa entry meeting ini menjadi momentum penting bagi universitas untuk memperkuat fungsi pengawasan internal. Menurutnya, kesiapan data, dokumen, serta sistem pengendalian di setiap unit kerja merupakan faktor utama dalam mendukung kelancaran proses pemeriksaan. Ujarnya"
Ketua SPI juga menegaskan bahwa pengelolaan pendapatan, belanja, dan aset memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi. Tata kelola keuangan dan aset yang baik akan mendukung efektivitas program, peningkatan mutu layanan akademik, serta pencapaian kinerja institusi secara berkelanjutan.
Selanjutnya, SPI memandang pemeriksaan ini sebagai bagian dari penguatan prinsip good governance di UNY. Prinsip transparansi, akuntabilitas, kepatuhan, efektivitas, dan efisiensi menjadi landasan penting dalam membangun tata kelola universitas yang semakin kuat dan terpercaya.
Melalui pelaksanaan entry meeting ini, UNY menegaskan komitmennya untuk mendukung proses pemeriksaan secara terbuka dan kooperatif. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendapatan, belanja, dan aset di lingkungan Universitas Negeri Yogyakarta.
Penulis: Amalia Nurannisa S
Editor: Faqih Ma'arif
IKU Dosen Berkegiatan di Luar Kampus